Pendidikan Indonesia

Peringatan Hardiknas

Posted on: Mei 18, 2013

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2013

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2013

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2013

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai vaksin dan elevator sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kedua hal tersebut dapat menaikkan daya tahan sosial agar terhindar dari penyakit kemiskinan, ketidaktahuan, dan keterbelakangan beradaban, serta meningkatkan status sosial masyarakat.

“Bagaimana caranya menaikkan daya tahan (imunitas) sosial agar terhindar dari ketiga macam penyakit tersebut? Jawabannya adalah pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan dapat menjadi vaksin sosial,” kata Mendikbud saat membacakan sambutannya pada upacara peringatan Hardiknas (2/5), di halaman Kantor Kemdikbud.

Pentingnya peranan tersebut, kata Menteri Nuh, melatar belakangi dipilihnya tema Hardiknas 2013 “Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan”.Tema itu merupakan cerminan dari jawaban terhadap tantangan, persoalan, dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik. Layanan pendidikan harus dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan.

Akses Pendidikan dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan dan keterjangkauan dari sisi pembiayaan.

Untuk itu, pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah 3T, termasuk di dalamnya pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM3T).

Dari sisi keterjangkauan pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bidik Misi dan Beasiswa. Pada tahun 2013 ini, telah disiapkan anggaran Rp 7,8 triliun untuk BSM.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, mulai tahun pelajaran 2013/2014 akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas.

Kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap  jenjang

tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7(tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah.

Kurikulum 2013 Ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. “Hal ini penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045,” katanya. (AR)

Sabutan Mentri Pendidikan Indonesia dalam Hardiknas 2013

M. Nuh

SAMBUTAN
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PADA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2013
KAMIS, 2 MEI 2013

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,
Hadirin, peserta upacara yang berbahagia,

Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur ke hadirat Illahi Rabbi, Tuhan  Yang  Maha  Esa,  karena  berkat  rahmat  dan  hidayah-Nya,  kita  semua masih diberi kesempatan, kekuatan, kesehatan, dan kecintaan sehingga kita dapat melaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2013, dalam keadaan sehat dan penuh semangat. Melalui peringatan ini, perkenankan saya, atas nama Pemerintah ingin menyampaikan  ucapan  terima  kasih  dan  penghargaan  setinggi-tingginya kepada  seluruh  insan  pendidikan,  pemerintah  daerah,  organisasi  yang  bergerak  di  dunia  pendidikan  dan  pemangku  kepentingan  lain  atas  segala ikhtiar,  kepedulian  dan  perhatian  yang  diberikan  dalam menumbuhkembangkan  dunia  pendidikan.  Kita  berdoa  agar  para  tokoh  dan pejuang  pendidikan  yang  telah  mendahului  kita  memperoleh  tempat  yang layak  disisi-Nya  dan  kita  semua  yang  saat  ini  memperoleh  amanah  untuk mengelola  pendidikan  diberi  kekuatan,  kecerdasan,  dan  kesabaran  dalam mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik.  Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan ”Selamat Hari Pendidikan  Nasional,  tanggal 2 Mei 2013”. Semoga segala ikhtiar kita untuk memajukan  dunia  pendidikan  menjadi  semakin  berkualitas  dan  akses pendidikan  bagi  rakyat  Indonesia  secara  keseluruhan  semakin  terbuka  dan dapat segera terwujud.
Atas nama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perkenankan saya menyampaikan  permohonan  maaf  setulus-tulusnya  atas  persoalan penyelenggaraan  Ujian  Nasional  Tingkat  SMA  sederajat  tahun  pelajaran 2012/2013. Hal ini harus kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Hadirin yang berbahagia,

Ibarat tubuh, agar tahan terhadap berbagai macam penyakit, haruslah daya  imunitasnya  ditingkatkan,  satu  di  antara  upayanya  adalah  melalui vaksinasi.  Dalam  perspektif  sosial  kemasyarakatan  ada  tiga  penyakit  sosial yang sangat besar dampak negatifnya yaitu (i) kemiskinan; (ii) ketidaktahuan;  dan  (iii)  keterbelakangan  beradaban.  Bagaimana  caranya  menaikkan  daya tahan (imunitas) sosial agar terhindar dari ketiga macam penyakit tersebut? Jawabannya  adalah  pendidikan.  Oleh  karena  itu,  pendidikan  dapat  menjadi vaksin sosial.  Selain sebagai vaksin sosial, pendidikan juga merupakan elevator sosial untuk dapat meningkatkan status sosial. Dua hal itulah yang melatar belakangi tema  peringatan  Hari  Pendidikan  Nasional  tahun  ini,  yaitu ”Meningkatkan Kualitas  dan  Akses  Berkeadilan”.  Kita  memerlukan  vaksin  dan  elevator sosial  itu  sehingga  kita  terhindari  dari  tiga  penyakit  tersebut  dan  sekaligus mampu meningkatkan status sosial. Tema  itu  merupakan  cerminan  dari  jawaban  terhadap  tantangan, persoalan, dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik. Layanan pendidikan haruslah dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All )

tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan.

Hadirin yang berbahagia,

UUD  1945  mengamanatkan  bahwa  setiap  warga  negara  berhak memperoleh pendidikan dasar dan negara wajib membiayainya (Pasal 31 ayat 1 dan 2 UUD 1945). Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah bersama-sama  masyarakat  telah  berusaha  memenuhi  amanat  tersebut  melalui pembangunan  sekolah-sekolah  di  seluruh  Indonesia,  termasuk  di  daerah  3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Akses pendidikan dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan dan keterjangkauan  dari  sisi  pembiayaan.  Untuk  itu,  pemerintah  terus  menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah 3T, termasuk di dalamnya pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM3T). Dari sisi keterjangkauan pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin (BSM),  Bidik  Misi  dan  Beasiswa.  Pada  tahun  2013  ini,    telah  disiapkan anggaran Rp 7,8 triliun untuk BSM. Selama itu, sejak dua tahun terakhir, telah dibuka beberapa perguruan tinggi  negeri  (termasuk  Akademi  Komunitas)  di  daerah  perbatasan  dan  di beberapa daerah yang dinilai strategis. Di samping sebagai upaya penyebaran

pusat  unggulan  perguruan  tinggi  tersebut,  juga  berperan  sebagai  sabuk pengaman  sosial  dan  politik  bagi  keutuhan  Negara  Kesatuan  Republik Indonesia.  Untuk  itu,  telah  disiapkan  kebijakan-kesempatan  khusus  bagi putra-putri Papua, Papua Barat, dan daerah 3T lain untuk menjadi mahasiswa di  berbagai  perguruan  tinggi  terbaik  di  Indonesia  melalui  program  afirmasi pendidikan tinggi (ADIK).

Dalam  kesempatan  ini  pula  saya  ingin  mengajak  kepada  semua pencinta  dunia  pendidikan  untuk  bersama-sama  membuka  posko  anti drop out (DO) atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran nanti. Kita ingin memastikan  agar  anak-anak  kita  dapat  melanjutkan  pendidikan  ke  jenjang yang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menengah.

Hadirin yang berbahagia,

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, insya Allah mulai  tahun  pelajaran  2013/2014  akan  diterapkan  Kurikulum  2013  untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas.  Bertahap,  berarti  kurikulum  tidak  diterapkan  di  semua  kelas  di  setiap jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7 (tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah.  Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi  pengetahuan,  keterampilan,  dan  sikap  secara  utuh.  Hal  ini penting  dalam  rangka  antisipasi  kebutuhan  kompetensi  abad  21  dan menyiapkan generasi emas 2045.
Hadirin yang berbahagia,

Akhirnya,  mari  kita  tingkatkan  upaya  dan  keikhlasan  kita  dalam memberikan  layanan  pendidikan  kepada  masyarakat.  Saya  ucapkan  selamat memperingati  Hari  Pendidikan  Nasional  kepada  semua  pendidik,  tenaga kependidikan, peserta didik, penggiat dan pecinta dunia pendidikan di seluruh tanah air. Semoga apa yang kita lakukan dalam dunia pendidikan selama ini, menjadi bagian dari amal ibadah kita. Amin. Terima kasih.
Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Jakarta, 2 Mei 2013
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Mohammad NUH

Semoga Bermanfaat onion-emoticons-set-6-81

1 Response to "Peringatan Hardiknas"

Semangat Hari Pendidikan Indonesia, Semoga Indonesia semakin maju dalam pendidikannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pos-pos Terbaru

Arsip

homeq

%d blogger menyukai ini: